Wikipedia
Search results
Wednesday, 28 September 2011
11 Keistimewaan berjemur di pagi hari
Belakangan ini kita sering mendengar pemberitaan mengenai dampak buruk sinar matahari sehingga banyak orang berhati-hati untuk melindungi diri dari bahaya sinar ultraviolet matahari. Namun begitu sejumlah penelitian membuktikan bahwa paparan sinar matahari sebenarnya memberikan bagitu banyak manfaat manfaat kesehatan.
Sinar matahari merupakan salah satu karunia yang sangat dibutuhkan bagi kehidupan manusia di muka bumi. Matahari menjaga agar bumi tetap hangat dan mencegah dunia dari kebekuan. Akan tetapi, jika tubuh terlalu sering terpapar matahari dapat meningkatkan risiko terkena kanker juga katarak.
Sunburn atau kulit terbakar matahari adalah kondisi yang disebabkan oleh sinar radiasi UVB yang terlalu tinggi dan ini (radiasi UVB) juga dapat menyebabkan kerusakan DNA. Meski demikian, jika dimanfaatkan dalam jumlah yang tepat, sianr matahari dapat membuat kita menjadi lebih sehat dan tentunya bahagia. Berikut ini beberapa manfaat kesehatan dari sinar matahari:
1. Vitamin D : Sinar matahari merangsang tubuh memproduksi vitamin D. Paparan sinar matahari pada wajah, leher, lengan, dan kaki selama 10-15 menit dapat menghasilkan 1.000 unit internasional (IU) sampai 3.000 IU, tergantung pada jenis kulit dan kebutuhan vitamin D yang diperlukan oleh tubuh masing-masing dalam satu hari.
Vitamin D berfungsi untuk meningkatkan penyerapan kalsium di dalam usus dan mentransfer kalsium melintasi membaran sel, sehingga dapat menguatkan tulang. Vitamin D juga dapat memberikan perlindungan terhadap jenis kanker (seperti kanker paru-paru, prostat, dan kulit), osteoporosis, rakhitis, dan diabetes. Selain itu, vitamin D dapat membantu menurunkan kadar kolestrol darah sehingga membantu melawan penyakit jantung.
2. Serotonin : Selain merangsang tubuh untuk membuat vitamin D, sinar matahari juga dapat merangsang produksi hormon serotonin, sebuah neurotransmitter di otak yang mengatur suasana hati. Tingkat serotonin yang cukup tinggi dapat menghasilkan suasana hati yang lebih positif dan cara berpikir yang tenang dengan mental yang fokus.
3. Atasi depresi : Orang dengan gangguan afektif musiman (SAD) dapat mengembangkan gejala depresi (seperti kehilangan minat pada kegiatan sehari-hari, merasa tidak memiliki tenaga atau kelelahan, dan kemurungan) pada bulan-bulan musim dingin atau ketika sinar matahari kurang terpancar. Sinar matahari dapat mengurangi gejala depresi dengan cara melepaskan endorfin. Endorfin sendiri adalah suatu anti-depresan alami yang dimiliki tubuh dan sangat berguna dalam kasus-kasus depresi musiman.
4. Tingkatkan sirkulasi darah : Sinar matahari mapu meningkatkan sirkulasi darah dengan melebarkan pembuluh darah di kulit. Dengan begitu, nutrisi dan oksigen lebih banyak dibawa menuju sel-sel ketika pembuluh darah kapiler terbuka sehingga kesehatan pun menjadi lebih baik. Selain itu, jantung pun menjadi lebih sehat dengan menurunkan denyut nadi ketika beristirahat dan mengurangi tekanan darah.
5. Memperbaiki kulit : Berjemur dengan aman telah terbukti memperbaiki kondisi kulit kronis, seperti jerawat, eksim, dan psoriasis. Terpapar sinar matahari juga dapat menurunkan manifestasi dari tanda perengangan, bekas luka, dan ketidaksempurnaan kulit lainnya.
6. Turunkan risiko kanker : Sintesis vitamin D, yang disebabkan oleh sinar matahari, dapat menurunkan risiko dari berbagai bentuk kanker seperti kanker prostat, kanker payudara, kanker usus, dan kanker ovarium. Tetapi hati-hati, terlalu lama terpapar sianr matahari dapat meningkatkan risiko terkena kanker kulit.
7. Cegah diabetes : Sebuah studi baru menunjukkan bahwa dengan terpapar sinar matahari dan vitamin D yang cukup dapat mencegah diabetes tipe 1 pada anak-anak. Beberapa juga meyakini bahwa terpapar sinar matahari juga dapat menurunkan kadar gula darah dengan merangsang penyimpanan kadar gula didalam otot dan di hati.
8. Menguatkan sistem kekebalan : Sinar matahari dapat menguatkan sistem kekebalan tubuh, karena ketika terpapar sinar matahari, tubuh menghasilkan lebih banyak sel darah putih yang membantu menangkal infeksi dan berbagai penyakit akibat bakteri, jamur, dan virus.
9. Detoksifikasi tubuh : Paparan sinar matahari juga dapat meingkatkan pengeliminasian racun dalam tubuh dengan memperbaiki fungsi hati. Selain itu, sinar matahari juga meningkatkan sirkulasi darah, sehingga racun-racun tereliminasi lebih efisien melalui darah.
10. Perbaiki kualitas tidur : Dengan terpapar sinar matahari, produksi melatonin pun meningkat. Melatonin adalah suatu hormon yang diproduksi oleh kelenjar pinea-organ tubuh berukuran seperti kacang kecil yang ditemukan di dasar otak. Melatonin sangat dibutuhkan unutk kualitas tidur yang baik.
11. Perbaiki sistem pencernaan : Sinar matahari juga merupakan pengobatan terbaik unutk meningkatkan nafsu makan. Selain itu juga dapat memperbaiki sistem pencernaan dan meningkatkan metabolisme.
Meskipun memiliki berbagai macam manfaat bagi tubuh, namun para ahli mengingatkan bahwa paparan sinar matahari yang berlebihan dapat menyebabkan kerusakan mata, melanoma, dan kanker kulit. Jadi pastikan memilih waktu yang tepat untuk mendapatkan paparan sinar matahari serta melindungi kulit dengan mengenakan topi, pakaian yang tepat, atau menggunakan sun screen.
Sekretaris Medis dari Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Adityawati Ganggaiswari, dalam sebuah kesempatan menyatakan manusia di Indonesia relatif banyak terpajan sinar ultraviolet setiap harinya dalam jangka waktu yang lama.
Tetapi, orang Indonesia termasuk cukup beruntung karena memiliki banyak pigmen atau penyebab kulit berwarna coklat kehitaman. Pigmen pada kulit tersebut berfungsi melindungi tubuh dari pajanan ultraviolet.
Aditya menyarankan, berjemur di pagi hari selama beberapa saat adalah cara terbaik untuk memeroleh manfaat sinar matahari. Yang perlu dihindari adalah pajanan sinar UV terutama antara pukul 10.00 sampai 16.00. Adityawati berpesan, sangat tidak disarankan untuk berjemur di antara waktu-waktu tersebut, karena UV dapat merusak kulit dan memicu timbulnya kanker.
#sumber ~> kompas.com
10 alasan mengapa anda harus bersepeda
Kebanyakan orang setuju bahwa olahraga secara rutin penting dilakukan. Agar tubuh tetap sehat, seseorang butuh berolahraga setidaknya selama 30 menit; itu setara dengan berjalan 10.000 langkah atau 8 kilometer bersepeda.
Sepeda merupakan suatu alat transportasi yang dijadikan sebagai media rekreasi sekaligus olahraga. Selain menyehatkan raga, bersepeda, juga dapat menjaga kesehatan jiwa Anda. Mengendarai sepeda dapat dinikmati oleh semua orang dengan segala usia, juga dapat dilakukan dimana dan kapan saja.
Bukan hanya itu, berikut sejumlah alasan mengapa bersepeda sangat perlu dilakukan oleh Anda :
1. Jaga sistem kekebalan tubuh : Sistem kekebalan tubuh berfungsi untuk melindungi tubuh dari infeksi dan berbagai bentuk penyakit sitemik. Penelitian menunjukkan bahwa aktifitas tingkat sedang, seperti bersepeda, dapat menguatkan sistem kekebalan tubuh dan memberikan kontribusi untuk hidup sehat. Selain itu, sistem kekebalan tubuh dapat meningkatkan aktivitas melawan tumor serta membantu pencegahan penyakit yang terkait--dengan tumor.
2. Otot menjadi kuat : Selama bersepeda, sebagian otot-otot tubuh diaktifkan. Otot kaki yang bertanggung jawab untuk mengayuh pedal sepeda; otot perut dan punggung menstabilkan tubuh di sepeda dan bantalannya dari pengaruh ekdternal; dan sistem otot lengan dan bahu mendukung tubuh agar kuat memegang setang sepeda. Semua pelatihan dan pengencangan sistem otot ini, membuat otot semakin kencang dan mampu berfungsi secara efisien.
3. Perkuat sistem kerangka : Bersepeda memiliki efek positif pada kepadatan dan kekuatan tulang sehingga, secara otomatis, kerangka pun menguat. Selain itu, seperti yang telah dikemukakan di atas, bersepeda dapat menguatkan otot, dan otot yang kuat mampu melindungi sistem kerangka.
4. Cegah timbulnya penyakit tulang belakang dan sakit punggung : Postur tubuh ketika bersepeda sangat baik dan gerakan siklis pada kaki merangsang otot-otot di punggung bawah. Dengan cara ini, tulang belakang diperkuat dan dilindungi terhadap stres eksternal. Keistimewaan lain dari bersepeda adalah dapat merangsang otot-otot kecil dari vertebra yang mana sulit untuk dilakukan oleh jenis latihan lainnya. Hal ini dapat membantu mengurangi kemungkinan sakit punggung dan masalah lainnya.
5. Kurangi stres mental : Bersepeda memiliki efek relaksasi yang besar karena gerakan sikliknya yang seragam dapat menstabilkan fungsi tubuh, baik dari segi fisik dan mental. Sehingga mampu melawan kecemasan, depresi, dan masalah psikologis lainnya. Bersepeda juga mempu mengontrol keseimbangan hormonal.
6. Cegah penyakit jantung dan kardiovaskuler : Jantung merupakan organ terpenting untuk terciptanya kehidupan yang sehat, akan tetapi jantung bisa rusak jika memiliki gaya hidup yang tidak aktif. Bersepeda merupakan bentuk latihan yang sangat ideal agar jantung lebih kuat karena berkurangnya stres pada jantung. Selain itu semua faktor risiko yang menyebabkan serangan jantung berkurang dan dengan bersepeda secara teratur dapat mengurangi kemungkinan terkena serangan jantung sebanyak lebih dari 50 persen.
7. Turunkan tekanan darah : Bersepeda, tingkat moderat, dapat mencegah atau setidaknya mengurangi tekanan darah tinggi sehingga mampu mencegah struk atau kerusakan organ. Tekanan darah juga berkurang dengan menurunnya denyut jantung, dan hal ini merupakan hasil dari bersepeda dengan teratur.
8. Stamina : Bersepeda adalah olahraga aerobik yang baik karena, bersepeda, memberikan tegangan/ tekanan lebih sedikit dibandingkan dengan olahraga ketahanan lainnya. Dengan meningkatnya stamina, keletihan dan kelelahan mampu dikurangi serta dapat meningkatkan perasaan yang sejahtera.
9. Mudah dilakukan : Sangat mudah bagi sendi Anda karena bersepeda merupakan bentuk latihan yang tidak berat. Anda dapat melakukannya pada setiap tingkat intensitas, sehingga membuat bersepeda menjadi olahraga yang cocok bagi orang-orang dengan segala usia dan tingkat kebugaran.
10. Melindungi bumi : Memilih sepeda untuk dijadikan alat transportasi harian Anda dan mengurangi perjalanan dengan menggunakan kendaraan bermotor, akan mengurangi emisi gas rumah kaca, biaya pemeliharaan jalan, serta berkontribusi untuk mencegah kemacetan. Bersepeda selama 25 menit setiap harinya, Anda mampu menyimpan sekitar 165 kg karbon dioksida selama satu tahun.
Subscribe to:
Posts (Atom)

