Wikipedia
Search results
Tuesday, 26 June 2012
Wong Fei Hung Ternyata Seorang Muslim
Selama ini kita hanya mengenal Wong Fei Hung sebagai jagoan Kung fu dalam film Once Upon A Time in China. Dalam film itu, karakter Wong Fei Hung diperankan oleh aktor terkenal Hong Kong, Jet Li. Namun siapakah sebenarnya Wong Fei Hung?
Wong Fei Hung adalah seorang Ulama, Ahli Pengobatan, dan Ahli Beladiri legendaris yang namanya ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional China oleh pemerintah China. Namun Pemerintah China sering berupaya mengaburkan jatidiri Wong Fei Hung sebagai seorang muslim demi menjaga supremasi kekuasaan Komunis di China.
Wong Fei-Hung dilahirkan pada tahun 1847 di Kwantung (Guandong) dari keluarga muslim yang taat. Nama Fei pada Wong Fei Hung merupakan dialek Canton untuk menyebut nama Arab, Fais. Sementara Nama Hung juga merupakan dialek Kanton untuk menyebut nama Arab, Hussein. Jadi, bila di-bahasa-arab-kan, namanya ialah Faisal Hussein Wong.
Ayahnya, Wong Kay-Ying adalah seorang Ulama, dan tabib ahli ilmu pengobatan tradisional, serta ahli beladiri tradisional Tiongkok (wushu/kungfu). Ayahnya memiliki sebuah klinik pengobatan bernama Po Chi Lam di Canton (PO CHILAM, itu bahasa cina dari P.O ISLAM : Perusahaan Obat ISLAM, makanya jelas bahwa Wong Fei Hung itu muslim tulen). Wong Kay-Ying merupakan seorang ulama yang menguasai ilmu wushu tingkat tinggi. Ketinggian ilmu beladiri Wong Kay-Ying membuatnya dikenal sebagai salah satu dari Sepuluh Macan Kwantung. Posisi Macan Kwantung ini di kemudian hari diwariskannya kepada Wong Fei Hung.
Kombinasi antara pengetahuan ilmu pengobatan tradisional dan teknik beladiri serta ditunjang oleh keluhuran budi pekerti sebagai Muslim membuat keluarga Wong sering turun tangan membantu orang-orang lemah dan tertindas pada masa itu. Karena itulah masyarakat Kwantung sangat menghormati dan mengidolakan Keluarga Wong.
Pasien klinik keluarga Wong yang meminta bantuan pengobatan umumnya berasal dari kalangan miskin yang tidak mampu membayar biaya pengobatan. Walau begitu, Keluarga Wong tetap membantu setiap pasien yang datang dengan sungguh-sungguh. Keluarga Wong tidak pernah pandang bulu dalam membantu, tanpa memedulikan suku, ras, agama, semua dibantu tanpa pamrih.
Secara rahasia, keluarga Wong terlibat aktif dalam gerakan bawah tanah melawan pemerintahan Dinasti Ch’in yang korup dan penindas. Dinasti Ch’in ialah Dinasti yang merubuhkan kekuasaan Dinasti Yuan yang memerintah sebelumnya. Dinasti Yuan ini dikenal sebagai satu-satunya Dinasti Kaisar Cina yang anggota keluarganya banyak yang memeluk agama Islam.
Wong Fei-Hung mulai mengasah bakat beladirinya sejak berguru kepada Luk Ah-Choi yang juga pernah menjadi guru ayahnya. Luk Ah-Choi inilah yang kemudian mengajarinya dasar-dasar jurus Hung Gar yang membuat Fei Hung berjaya melahirkan Jurus Tendangan Tanpa Bayangan yang legendaris. Dasar-dasar jurus Hung Gar ditemukan, dikembangkan dan merupakan andalan dari Hung Hei-Kwun, kakak seperguruan Luk Ah-Choi. Hung Hei-Kwun adalah seorang pendekar Shaolin yang lolos dari peristiwa pembakaran dan pembantaian oleh pemerintahan Dinasti Ch’in pada 1734.
Hung Hei-Kwun ini adalah pemimpin pemberontakan bersejarah yang hampir mengalahkan dinasti penjajah Ch’in yang datang dari Manchuria (sekarang kita mengenalnya sebagai Korea). Jika saja pemerintah Ch’in tidak meminta bantuan pasukan-pasukan bersenjata bangsa asing (Rusia, Inggeris, Jepun), pemberontakan pimpinan Hung Hei-Kwun itu nescaya akan berhasil mengusir pendudukan Dinasti Ch’in.
Setelah berguru kepada Luk Ah-Choi, Wong Fei-Hung kemudian berguru pada ayahnya sendiri hingga pada awal usia 20-an tahun, ia telah menjadi ahli pengobatan dan beladiri terkemuka. Bahkan ia berhasil mengembangkannya menjadi lebih maju. Kemampuan beladirinya semakin sulit ditandingi ketika ia berhasil membuat jurus baru yang sangat taktis namun efisien yang dinamakan Jurus Cakar Macan dan Jurus Sembilan Pukulan Khusus. Selain dengan tangan kosong, Wong Fei-Hung juga mahir menggunakan bermacam-macam senjata. Masyarakat Canton pernah menyaksikan dengan mata kepala mereka sendiri bagaimana ia seorang diri dengan hanya memegang tongkat berhasil menghajar lebih dari 30 orang jagoan pelabuhan berbadan kekar dan kejam di Canton yang mengeroyoknya kerana ia membela rakyat miskin yang akan mereka peras.
Dalam kehidupan keluarga, Allah banyak mengujinya dengan berbagai ujian. Seorang anaknya terbunuh dalam suatu insiden perkelahian dengan mafia Canton. Wong Fei-Hung tiga kali menikah kerana isteri-isterinya meninggal dalam usia pendek. Setelah isteri ketiganya wafat, Wong Fei-Hung memutuskan untuk hidup sendiri sampai kemudian ia bertemu dengan Mok Gwai Lan, seorang perempuan muda yang kebetulan juga ahli beladiri. Mok Gwai Lan ini kemudian menjadi pasangan hidupnya hingga akhir hayat. Mok Gwai Lan turut mengajar beladiri pada kelas khusus perempuan di perguruan suaminya.
Pada 1924 Wong Fei-Hung meninggal dalam usia 77 tahun. Masyarakat Cina, khususnya di Kwantung dan Canton mengenangnya sebagai pahlawan pembela kaum mustad’afin (tertindas) yang tidak pernah gentar membela kehormatan mereka. Siapapun dan berapapun jumlah orang yang menindas orang miskin, akan dilawannya dengan segenap kekuatan dan keberanian yang dimilikinya. Wong Fei-Hung wafat dengan meninggalkan nama harum yang membuatnya dikenal sebagai manusia yang hidup mulia, salah satu pilihan hidup yang diberikan Allah kepada seorang muslim selain mati Syahid. Semoga segala amal ibadahnya diterima di sisi Allah Swt dan semoga segala kebaikannya menjadi teladan bagi kita, generasi muslim yang hidup setelahnya. Amiin.
Fakta Tentang Wanita Yang Sulit Di Pahami Pria
1. Jika anda menciumnya, anda bukan gentleman.
2. Jika anda tidak menciumnya, anda bukan lelaki.
3. Jika anda memujinya, dia akan mengira anda gombal.
4. Jika anda tidak memujinya, anda adalah laki-laki tak berguna.
5. Jika anda setuju terhadap semua keinginannya, dia akan melonjak.
6. Jika anda tidak setuju, anda tidak pengertian.
7. Jika anda bercinta dengannya, anda dicurigai “sudah ahli”.
8. Jika anda tidak bercinta dengannya, anda bukan lelaki.
9. Jika anda sering mengunjunginya, dia pikir anda membosankan.
10. Jika anda tidak sering mengunjunginya, dia menuduh anda “main” sama orang lain.
11. Jika anda berpakaian rapi, dia bilang anda menarik perhatian wanita lain.
12. Jika anda tidak berpakaian rapi, dia bilang anda berantakan.
13. Jika anda cemburu, dia bilang anda jahat.
14. Jika anda tidak cemburu, dia bilang anda tidak cinta padanya.
15. Jika anda ingin bercinta, dia akan berkata anda tidak menghormatinya.
16. Jika anda tidak ingin bercinta, dia pikir anda tidak suka padanya.
17. Jika anda telat satu menit, dia akan marah-marah.
18. Jika dia telat satu jam, dia bilang itu memang seharusnya bagi seorang wanita.
19. Jika anda mengunjungi wanita lain, dia akan menuduh anda berselingkuh.
20. Jika dia dikunjungi oleh laki-laki lain, dia akan berucap, “oh, sudah biasa, kami wanita!”
21. Jika anda menciumnya sebentar, dia akan menuduh anda orangnya dingin.
22. Jika anda menciumnya lama, dia akan berteriak bahwa anda kurang ajar.
23. Jika anda tidak membantunya menyeberang jalan, dia menganggap anda kurang etika.
24. Jika anda berhasil membantunya menyeberang jalan, dia anggap itu taktik lelaki.
25. Jika anda menatap wanita lain, dia akan menuduh anda buaya.
26. Jika dia ditatap laki-laki lain, dia berkata bahwa mereka mengaguminya.
27. Jika anda membiayai hidupnya, dia pikir anda meremehkannya.
28. Jika anda tidak membiayai hidupnya, dia pikir anda pelit.
29. Jika anda bercinta dengan wanita lain, dia minta putus.
30. Jika dia bercinta dengan laki-laki lain, dia berucap, “bukan salahku, dia yang memaksa!”
31. Jika anda berhasrat bercinta dengannya, dia anggap hanya itu yang anda inginkan.
32. Jika anda tidak berhasrat bercinta dengannya, dia anggap anda jual mahal.
33. Jika anda bicara, dia ingin anda sendiri mendengar yang anda bicarakan.
34. Jika anda mendengar, dia ingin anda yang bicara.
35. Jika saat bercinta dia diam saja, dia minta dicumbu.
36. Jika saat bercinta anda diam saja, dia juga diam saja.
37. Jika dia menangis, anda salah telah membuatnya menangis.
38. Jika anda menangis, dia pergi darimu karena anda bukan laki-laki sejati
Subscribe to:
Posts (Atom)

